Home NASIONAL Sopir Bajaj di Jaksel Dipukul Pakai Batu Oleh Buruh Pasar Dipicu...

Sopir Bajaj di Jaksel Dipukul Pakai Batu Oleh Buruh Pasar Dipicu Karena Saling Ejek

35
0

Sopir Bajaj di Jaksel Dipukul Pakai Batu Oleh Buruh Pasar Dipicu Karena Saling Ejek – Seorang sopir bajaj yang diketahui bernama Herman (49) telah dianiaya oleh seorang pria bernama Ucok di Pasar Rumput, Setiabudi, Jakarta Selatan (Jaksel). Aksi penganiayaan itu terjadi karena aksi saling ejek antara keduanya.

Kapolsek Setiabudi AKBP I Made Bayu Sutha Santana saat dimintai konfirmasi pada Jumat (4/9/2020) mengatakan bahwa aksi penganiayaan itu terjadi sekitar pukul 06.30 WIB pagi tadi tepatnya di kawasan Pasar Rumput, Setiabudi, Jakarta Selatan (Jaksel).

AKBP Bayu saat dihubungi menuturkan jadi aksi penganiayaan itu terjadi sekitar pukul setengah 7 pagi ya. Jadi dalam kasus tersebut, yang kena pukulan itu si sopir bajaj, sementara orang yang mukul itu diketahui bernama Ucok yang merupakan seorang buruh pasar. Nah untuk penyebab penganiayaan itu sendiri mungkin karena keduanya saling ejek-ejekan kemudian ada rasa dongkol begitu.

Setelah terlibat saling ejek itu, korban yang saat itu akan pergi meninggalkan pasar tiba-tiba langsung dikejar oleh pelaku. Pelaku kemudian memukul bagian belakang kepala korban dengan menggunakan sebuah batu pemberat timbangan.

AKBP Bayu menyebut nah saat korban hendak pergi dari pasar, tiba-tiba pelaku Ucok melakukan pemukulan yang mengarah ke kepala korban pada bagian belakang dengan menggunakan batu pemberat timbangan. Atas pukulan itu, korban pun terjatuh lalu mengenai pagar.

AKBP Bayu menambahkan korban Herman pun terjatuh usai mendapat pukulan dari Ucok. Atas kejadian itu, korban langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat kemudian mendapat 3 luka jahitan di bagian belakang kepala.

AKBP Bayu mengungkapkan saat ini korban dalam kondisi masih pusing dan kepala bagian belakang mengalami luka dengan tiga jahitan. Wajah pada bagian pelipis sebelah kiri juga mengalami luka robek dan mata sebelah kiri juga dalam kondisi lebam.

Setelah kejadian itu, pelaku langsung melarikan diri dan sampai kini belum diketahui keberadaannya. Polisi juga masih melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi untuk mendalami kasus penganiayaan itu. Menurut informasi yang diperoleh, kasus penganiayaan itu terjadi bermula karena adanya saling ejek antar keduanya.