Home NASIONAL Tak Bisa Berenang, 2 Bocah SD Tewas Tenggelam di Kolam Kebun Kelapa...

Tak Bisa Berenang, 2 Bocah SD Tewas Tenggelam di Kolam Kebun Kelapa Sawit Sumut

37
0

Tak Bisa Berenang, 2 Bocah SD Tewas Tenggelam di Kolam Kebun Kelapa Sawit Sumut – Dua bocah yang masih duduk dibangku SD di Serdang Bedagai (Sergai),┬áSumatera Utara (Sumut) tengah bermain di kolam kebun kelapa sawit. Karena tidak dapat berenang, kedua bocah itu pun akhirnya tewas tenggelam di lokasi kejadian.

Kapolres Sergai AKBP Robinson Simatupang, saat dimintai konfirmasi pada Minggu (6/9/2020) mengatakan bahwa ada dua bocah SD yang masing-masing diketahui berinisial D (12) dan E (11) tewas tenggelam di kolam kebun kelapa sawit yang terletak di Desa Havea, Kecamatan Dolok Masihul, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara pada Sabtu (5/9/2020) sekitar pukul 11.00 WIB.

AKBP Robinson mengatakan kejadian itu berawal ketika kedua bocah SD itu bermain di sekitar lokasi kolam kebun kelapa sawit. Lalu keduanya masuk ke dalam kolam dengan maksud untuk berenang.

AKBP Robinson mengatakan kedua anak perempuan itu ternyata tidak bisa berenang dan akhirnya tewas tenggelam di kolam dengan kedalaman 5 meter itu.

Warga sekitar sempat mencari kedua korban di area kolam itu. Tetapi setelah berhasil ditemukan, nyawa kedua korban sudah tidak bisa tertolong lagi.

AKBP Robinson menuturkan korban pertama yang ditemukan yaitu bocah E sekitar pukul 11.30 WIB dengan kondisi tubuh sudah membiru dan juga sempat dilarikan ke RS tetapi sayangnya nyawa korban tidak bisa tertolong lagi.

AKBP Robinson menambahkan sementara itu warga tetap melanjutkan pencarian hingga pukul 12.30 WIB korban inisial D berhasil ditemukan dalam kondisi sudah membiru dan sudah tidak bernyawa lagi. Pihak keluarga langsung membawa jenazah korban pulang ke rumah duka.

Robinson menjelaskan peristiwa itu merupakan kelalaian korban karena di tepian kolam telah dipasang larangan untuk tidak masuk ke dalam kolam. Usai kejadian, keluarga korban diminta untuk membuat pernyataan bahwa kedua korban tewas karena tenggelam.

AKBP Robinson menjelaskan kini kasus tersebut telah ditangani oleh Polsek Dolok Masihul. Pihak keluarga korban pun diminta untuk membuat surat pernyataan bahwa kedua korban meninggal dunia karena tenggelam di kolam dan bukan disebabkan oleh tindakan kriminal.