Home NASIONAL Takut Dimarahi Istri, Pria di Jogja Mengarang Cerita Palsu Menjadi Korban Klithih

Takut Dimarahi Istri, Pria di Jogja Mengarang Cerita Palsu Menjadi Korban Klithih

17
0

Seorang pria warga Gedongtengen, Yogyakarta, inisial AK (25) harus berhadapan dengan pihak kepolisian karena diduga telah menyebarkan berita hoax dengan mengaku-ngaku menjadi korban tindak kejahatan di jalanan tepatnya di simpang 3 barat Mirota Kampus.

Peristiwa itu kemudian tersebar viral di beragam aplikasi media sosial pada Rabu (13/4/2022) lalu. Mengenai kejadian itu, pihak kepolisian pun menyampaikan klarifikasinya.

Dirreskrimum Polda DIY bernama Kombes Ade Ary Syam Indradi saat dimintai konfirmasi pada Sabtu (16/4/2022) menjelaskan beberapa waktu belakangan ini tengah viral sebuah berita yang menyebutkan adanya seorang pria yang bekerja sebagai pengemudi ojek online (ojol) ā€˜Sā€™ (tukang pengantar makanan), dikabarkan bahwa yang bersangkutan telah menjadi korban tindak kejahatan jalanan atau kejadian yang saat ini tengah marak yakni klithih, meski pun klithih itu sendiri salah kaprah diartikan oleh banyak orang.

Nah, pria berinisial AK yang menjadi korban tindal kejahatan jalanan itu pun menjadi viral di beragam grup Facebook dan di sejumlah akun Instagram. Dilihat dari beberapa postingan di media sosial tersebut, istri AK yang diketahui berinisial M, juga ikut memberikan komentar dan penjelasannya mengenai peristiwa yang dialami oleh suaminya itu.

Istri AK membeberkan awalnya suaminya AK dicegat oleh 4 kendaraan bermotor di kawasan Blimbingsari pada Rabu 13 April 2022 sekitar pukul 01.00 WIB sampai pukul 02.00 WIB dini hari. AK dicegat oleh 4 sepeda motor yang ditumpangi 8 orang tanpa ada sebab dan alasan, hingga akhirnya terjadilah aksi penganiayaan terhadap suaminya itu dengan menggunakan alat. Ada beberapa orang yang membawa senjata tajam (sajam), namun alat yang dipakai oleh para pelaku untuk menganiaya AK yakni sejenis kunci inggris.

Kombes Ade Ary menambahkan pihak kepolisian pun kemudian melakukan penyelidikan mengenai peristiwa tersebut dan mendapati fakta bahwa tidak ada satu pun kejadian seperti yang dialami oleh AK. Luka memar di bagian wajah AK ternyata akibat berkelahi dengan temannya. Dia mengarang cerita palsu itu karena takut dimarahi oleh sang istri.