Home CORONA Terjadi Penambahan Virus Covid-19 Di Kota Bogor Dalam Sepekan

Terjadi Penambahan Virus Covid-19 Di Kota Bogor Dalam Sepekan

48
0

Terjadi Penambahan Virus Covid-19 Di Kota Bogor Dalam Sepekan – Tim Satgas Percepatan Penanganan COVID-19 yang ada Di Kota Bogor telah mencatat atas sebuah kasus Covid-19 yang ada di Kota Bogor pada saat ini telah mengalami peningkatan menjadi 49 kasus pada bulan November 2020. Atas sebuah penambahan kasus ini yang bertotal kasus positif COVID-19 yang berada di Kota Bogor berjumlah sekitaran 3.255 kasus.

Pada dalam seminggu ini juga sudah tercatat atas sebuah kasus COVID—19 yang ada Dikota Bogor menjadi 328 kasus, dengan rata rata atas peningkatan kasus ini perhari jengan jumlah 40 kasus. Dan jika sementara untuk orang yang sembuh dari Covid-19 selama seminggu berjumlah 350 orang.

Sebelumnya, Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengatakan kondisi Kota Bogor belum aman dari COVID-19. Ia bahkan meminta meminta Dinas Kesehatan dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bogor untuk menyiapkan skenario terburuk mengantisipasi lonjakan tersebut, terlebih jelang akhir tahun 2020.

Bima Arya juga mengatakan pada saat breafing jika atas sebuah penambahan ini masih sangat tinggi dan sudah mendekati 50 kasus perharinya, dan pada saat ini rata ratanya ialah sekitaran 40 an kasus sampai dengan 50 kasus. Dan karena itu juga akan dilakukan sebuah pelacakaan yang harus maksimal pada semua wilayah tersebut.

Bima juga menambahkan jika pihaknya juga telah memerintahkan agar tidak terjadi sebuah scenario yang buruk nantinya

Saya meminta juga bukan untuk menambah sebuah ruang isolasi saja. Akan tetapi juga harus disiapkan alat alternative RS darurat yang seperti di Wisma Atlet di Jakarta jika ada sebuah situasi yang semakin tinggi penambahannya nantinya. Intinya jika tidak cukup hanya untuk isolasi karantina dengan orang tanpa gejala saja, akan tetapi dengan orang yang gejala juga harus memerlukan sebuah perawatan, dan itu semua juga harus segera disiapkannya semua.

Bima Arya juga telah mengakui, jika tidak mungkin mengandalkan RS swasta dengan hanya menambah ruang isolasi. Bukan hanya itu, Bima juga menambahkan jika tidak mungkin juga RSUD akan dijadikan tempat 100% untuk para pasien penanganan Cvid-19. Dikarenakan para pasien yang lain juga membutuhkan sebuah perawatan. Pada waktu ini ada 200 seorang pasien yang non Covid yang sudah dirawat di RSUD Kota Bogor.