Home NASIONAL Terungkap! Pembunuhan Sadis Bocah 9 Tahun di Banjarnegara Ternyata Sudah Direncanakan Pelaku

Terungkap! Pembunuhan Sadis Bocah 9 Tahun di Banjarnegara Ternyata Sudah Direncanakan Pelaku

8
0

Pihak kepolisian mengungkapkan bahwa kasus pembunuhan sadis yang dialami oleh bocah 9 tahun di Desa Wanaraja, Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Banjarnegara, tersebut telah direncanakan. Bahkan dua pekan sebelum membunuh korban, pelaku telah menyiapkan sebilah golok di hutan.

Menurut keterangan dari Kapolres Banjarnegara bernama AKBP Hendri Yulianto, menurut hasil pemeriksaan lebih lanjut, diketahui bahwa tersangka atas nama Wahyudi (18) ternyata sudah lebih dulu merencanakan aksinya untuk membunuh korban. Awalnya, tersangka mengajak korban pergi ke hutan dan kemudian dibunuh secara sadis lalu mayatnya dibuang ke jurang hutan yang ada di blok lemah putih di kawasan Desa Wanaraja.

AKBP Hendri saat jumpa pers pada Rabu (12/1/2022) menjelaskan dari hasil pemeriksaan, diketahui adanya tindak kekerasan terhadap anak dibawah umur sehingga mengakibatkan nyawa korban melayang. Tidak hanya tindak kekerasan terhadap anak, namun juga tergolong kasus pembunuhan berencana.

AKBP Hendri menyebut kasus pembunuhan berencana itu terungkap usai tersangka mengajak korban pergi ke hutan, padahal sebelumnya tersangka sudah lebih dulu menyiapkan sebilah golok di hutan. Golok itu dipakai oleh pelaku untuk memukul bagian kepala serta tengkuk belakang korban.

AKBP Hendri menambahkan ketika perjalanan menuju ke hutan, pelaku tiba-tiba menghentikan langkahnya dan berkata kepada korban hendak mengambil air minum. Padahal saat itu, pelaku mengambil sebilah golok yang telah disiapkannya di hutan sejak dua pekan sebelumnya.

Akibat perbuatannya itu, AKBP Hendri menuturkan pelaku terancam hukuman paling lama seumur hidup. Adapun pasal yang akan disangkakan kepada pelaku yakni UU no 35 tahun 2014 terkait perubahan UU no 23 tahun 2014 dan pasal terkait pembunuhan berencana.

AKBP Hendri menyebut akibat perbuatannya itu, tersangka akan dijerat dengan UU perlindungan anak dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun kurungan penjara dan pasal terkait pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman paling lama15 tahun kurungan penjara.

Sebelumnya diberitakan,seorang bocah berinisial R (9) dilaporkan hilang pada Minggu (9/1/2022). Korban kemudian ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa di tebing jurang yang terletak di hutan blok lemah putih di kawasan Desa Wanaraja.

Wahyudi yang tak lain adalah sepupu korban diduga sebagai pelaku pembunuhan itu. Dia tega menghabisi nyawa bocah 9 tahun itu karena ingin memiliki ponsel milik korban. Kini, polisi sudah meringkus Wahyudi dan telah ditetapkan sebagai tersangka.