Home NASIONAL Tragis! Seorang Pedagang Mie Ayam di Tangerang Tewas Tersambar Petir Saat Berjualan

Tragis! Seorang Pedagang Mie Ayam di Tangerang Tewas Tersambar Petir Saat Berjualan

20
0

Nasib tragis dialami oleh seorang pedagang mie ayam di Kabupaten Tangerang. Pria itu meninggal dunia setelah tersambar petir ketika sedang berjualan.

Menurut keterangan dari Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Tangerang bernama Abdul Munir, pria yang merupakan pedagang mie ayam itu diketahui atas nama Teguh Suwarno (33). Ia mengatakan peristiwa naas itu terjadi di Gerbang Perumahan Taman Walet Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, pada Senin (16/5/2022) sekitar pukul 15.30 WIB sore.

Abdul Munir saat dimintai konfirmasi pada Selasa (17/5/2022) mengatakan kejadian itu bermula ketika korban sedang berjualan mie ayam di TKP namun tiba-tiba terjadi sambaran petir. Korban pun terkena sambaran petir dan tewas seketika di lokasi kejadian. Hal itu dikuatkan dengan adanya tanda-tanda bekas luka yang disebabkan oleh sambaran petir.

Abdul Munir mengatakan peristiwa nahas ini berawal ketika korban tengah berjualan mie ayam di depan Gerbang Perumahan Taman Walet pada Senin (16/5/2022) sekitar pukul 10.00 WIB pagi. Lalu tiba-tiba salah seorang warga yang tengah bekerja di steam motor mendengar suara seperti sambaran petir.

Kemudian, warga pun mendapati ada kepulan asap yang keluar dari arah samping gerobak mie ayam. Tak hanya itu, warga juga mendengar ada suara anak kecil yang sedang menangis di dekat gerobak mie ayam tersebut.

Abdul Munir mengungkapkan kemudian warga mencoba untuk menghampiri anak kecil yang sedang menangis itu. Nah ketika didekati ternyata ada seorang laki-laki yang diketahui bernama Teguh Suwarno, ditemukan dalam kondisi sudah tergeletak dan tak sadarkan diri di dalam selokan got yang terletak di dekat gerobak mie ayam.

Melihat hal itu, warga kemudian berupaya memberikan pertolongan kepada korban dengan membawa korban ke klinik terdekat. Akan tetapi, setibanya di klinik korban dalam kondisi sudah meninggal dunia.

Abdul Munir menambahkan setelah itu sekitar pukul 19.00 WIB malam, jenazah korban dimandikan lalu dibawa ke rumah duka yang ada di Maos Kabupaten Cilacap untuk segera dimakamkan.