Home VIRAL Viralnya Ajang Balap Liar Yang Sudah Tutup Jalur Jalan Pantura-Demak

Viralnya Ajang Balap Liar Yang Sudah Tutup Jalur Jalan Pantura-Demak

52
0

Viralnya Ajang Balap Liar Yang Sudah Tutup Jalur Jalan Pantura-Demak – Sebuah video ajang balap liar yang ada pada jalur Pantura, Kabupaten Demak, Jawa Tengah pada saat ini sedang viral pada media social. Pada dalam sebuah video itu juga sudah dilihat sekelompok dari pembalap liar sudah melakukan penutupan dari jalur Pantura dengan bersama pada jalan Semarang hingga Demak.

Sebuah video tersebut diketahui jika hanya berdurasi 30 detik dan sudah diunggah pada sebuah akun grub di Facebook dan pada saat ini juga tengah ramai diperbincangkan. Diketahui jika pada salah satu jalur yang ada diruas jalur Pantura sudah ditutup oleh beberapa orang, dan tampak jika penutupan dari jalur itu sudah mengakibatkan macet. Terdengar juga bunyi klakson berulang ulang kali. Kemudian, tampak dua motor memacu gas start balap liar di ruas jalan yang ditutup tersebut.

Kasat Reskrim Polres Demak AKP M Fachrur Rozi juga sudah membenarkan jika sebuah ajang balap liar itu terjadi pada Kota Demak.

Peristiwa video yang sudah viral itu ternyata sudah tiga hari terjadi, pada sekitaran subuh pukul 05.00 WIB, dengan cuaca terlihat mendung.

Rozi juga sudah menjelaskan jika sebuah lokasi dari ajang balap liar itu terjadi pada kawasan jalur Pantura, persisny pada Jalan Lingkar depan SPBU Kembar yang ada didepan dari PT Saniharto. Berdasarkan hasil dari penyelidikan jika pihaknya juga sudah berhasil mengamankan 13 orang penonton yang sedang melihat ajang balap liar tersebut.

Pihak kepolisian juga ikut turun tangan untuk membantu mengamankan sejumlah barang bukti yang seperti sebuah mobil untuk membawa motor balap, dan lima unit sepeda motor.

Atas berdasarkan pemeriksaan jika Rozi juga sudah mengungkapkan jika ajang balap liar itu sering terjadi pada kawasan jalur Pantura antara Semarang dengan Demak, tepatnya pada Desa Loireng, Kecamatan Sayung dan jalur Pantura Lingkar arah Trengguli, Desa Botorejo, Kecamatan Wonosalam. Bukan hanya itu saja, jika ajang balap liar itu juga disertai sebuah taruhan oleh para antar kubu.

Sejumlah anak yang masih dibawah umur juga akan diamankan agar mendapatkan sebuah pembinaan dan juga akan memanggil kedua orang tuanya, semua itu bertujuan untuk para orangtua bisa mengawasi anaknya agar tidak ikut turun lagi dari aksi balap liar tersebut.